Sejarah dan Asal-Usul Desa Bolihutuo
Desa Bolihutuo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Nama "Bolihutuo" memiliki sejarah dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Cerita mengenai asal-usul nama desa ini masih dikenal dan dijaga oleh masyarakat sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya lokal.
Dalam Bahasa Gorontalo
"Tosaati boito to taunu 1940 sambe data loponula tangguliyo Hutuo mabo wapa-wapadu todila lo pentad lomilangoliyo. Masambe odataliyo lotahe polayanga. Debolo madungga-dungga mayi tawu taasaliliyo lo ndto Mongonu tangguliyo te Mokoginta, malohinggolabu wolo uhilerani donggo "Bolihutuo" utiy."
Diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia
" Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, sejarah terbentuknya Desa Bolihutuo bermula sekitar Tahun 1940. Pada masa itu, di sepanjang pesisir pantai wilayah tersebut terdapat sangat banyak ikan yang dikenal oleh masyarakat dengan nama ikan Tandipang. Jumlahnya begitu melimpah sehingga banyak warga dari berbagai daerah datang untuk menangkap ikan dengan menggunakan jala.
Di tengah keramaian para nelayan tersebut, datanglah seorang laki-laki bernama Mokoginta yang berasal dari daerah Bolaang Mongondow. Ketika melihat begitu banyaknya ikan di sepanjang pesisir pantai, ia merasa sangat kagum dan spontan mengucapkan kalimat, "Oh, ini ikan Tandipang!"
Ucapan tersebut kemudian menjadi cerita yang terus dikenang oleh masyarakat setempat. Dari kisah itulah lahir penamaan wilayah yang kemudian dikenal sebagai Desa Bolihutuo, sebuah desa yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan pesisir, kekayaan sumber daya laut, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para pendahulu.
Hingga saat ini, sejarah tersebut tetap menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Desa Bolihutuo dan menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan sebagai pengingat akan asal-usul desa serta perjalanan kehidupan masyarakatnya dari masa ke masa.
#PemdesBolihutuo
#TPPIndonesia
#KinerjaBerdampak








0 comments:
Posting Komentar